BREAKING NEWS : SAATNYA BERUBAH !

Penyerahan minyak mentah jenis Light untuk bulan Mei dilaporkan mencapai US $ 119.90 per barrel pada hari Selasa 22 April 2008. Ini berarti rekor baru kenaikan harga minyak mentah dunia.

Lagi-lagi alasan kenaikan harga minyak ini disebabkan oleh serangan fasilitas minyak di Nigeria. Alasan lain disebabkan oleh penolakan OPEC untuk meningkatkan produksi minyaknya dan turunnya nilai tukar US $ terhadap Euro.

Penyebab kenaikan harga minyak bukan diakibatkan oleh alasan fundamental, tetapi disebabkan oleh kekhawatiran terhadap kelangsungan suplai minyak. Alasan-alasan seperti ini, kemungkinan akan terus menghantui kenaikan harga minyak ke level yang lebih tinggi lagi.

Bagi Amerika Serikat (AS), kombinasi naiknya harga minyak dan krisis subprime mortgage menyebabkan perekonomian negara adi daya itu terbenam dalam jebakan resesi ekonomi.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (Bureau of Labor Statistics) melaporkan bahwa pada bulan Maret 2008 telah kehilangan 80.000 pekerjaan. Berarti sudah hampir seperempat juta pekerjaan telah lenyap di AS akibat krisis ekonomi sejak awal tahun 2008. Bahkan diprediksi, jumlah pekerjaan yang lenyap akibat krisis ini akan terus meningkat hingga bulan Agustus yang akan datang.

Regulasi Kendaraan Hemat Bahan Bakar

Pada Hari Bumi (Earth Day) lalu, pemerintah AS mengajukan suatu proposal untuk mengatur penggunaan bahan bakar oleh kendaraan.  Salah satu alasannya adalah untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar.

Sekretaris Departemen Transportasi Mary Peters menyatakan :” Proposal ini akan menolong kita untuk mengurangi kadar karbon dioksida dari asap knalpot mobil dan sekaligus memotong  konsumsi bahan bakar minyak”.

Dengan regulasi baru ini, maka secara rata-rata efisiensi bahan bakar akan mencapai 35 mil per gallon (mpg) pada tahun 2020. Target antara yang telah ditetapkan adalah bahwa pada tahun 2015 rata-rata kendaraan baru harus mencapai efisiensi 31.6 mpg. Detailnya adalah : mobil penumpang harus mencapai efisiensi 35.7 mpg sedangkan mobil jenis truk harus mencapai 28.6 mpg.

Dengan regulasi ini, maka diperkirakan bisa dihemat : 55 milyar gallon bahan bakar dan mereduksi 521 juta metrik ton  karbon dioksida dari langit Amerika Serikat.  

Regulasi ini juga mendorong industri mobil untuk lebih fokus terhadap pengembangan mobil berbahan bakar hibrid elektrik - bahan bakar minyak, kendaraan bermesin diesel dan kendaraan berbahan bakar ethanol.

Bagaimana dengan Indonesia ?

Apakah pemerintah Indonesia akan mengikuti jejak Paman Sam untuk membuat rencana pengaturan efisiensi bahan bakar kendaraan hingga tahun 2020 ?

Kenaikan harga minyak dunia menyebabkan pemerintah Indonesia harus menanggung subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang terus membengkak. Dilain pihak, pemerintah masih setengah hati untuk menaikan harga BBM.

Kenaikan harga BBM akan menyebabkan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Ini berarti, keputusan menaikkan harga BBM adalah keputusan yang tidak populer dimata rakyat. Padahal, pemilu untuk memilih presiden akan digelar pada tahun 2009 nanti.

Keputusan untukmenahan kenaikan harga BBM kemungkinan besar akan diambil oleh pemerintah hingga tahun 2009 nanti. Pemerintah diprediksi tidak akan berani ambil resiko untuk menaikan harga BBM, hingga pemilu yang akan datang.

Bagaimana dengan rencana pembatasan pemakaian BBM bagi kendaraan yang akan dilaksanakan bulan Mei yang akan datang ? Kita berharap bisa berjalan mulus, diharapkan akan lebih baik lagi penanganannya daripada penanganan program penggantian minyak tanah dengan kompor gas 3 kg.

******

23 April 2008

Post a Comment